pupuk daunFoliar Fertilizer
pupuk daun adalah pupuk larut air yang disemprotkan ke daun dan diserap tanaman melalui permukaan daun. Digunakan untuk mengatasi kekurangan hara mendesak, menopang fase pembungaan dan pembuahan, serta menambah unsur hara mikro yang sulit diserap akar. Fungsinya adalah tambahan pendamping, bukan pengganti pemupukan ke tanah.
Poin-poin penting
- Hara diserap melalui kutikula dan stomata; tanggapannya lebih cepat daripada pemberian ke tanah.
- Cocok mengatasi kekurangan mendesak seperti seng, boron, dan hara pada fase pembungaan-pembuahan.
- Konsentrasi harus dijaga agar tidak membakar daun; semprot pada pagi atau sore dan hindari matahari terik.
- Urea dapat disemprotkan pada kadar rendah dengan memperhatikan kadar biuret.
- Efektivitas bergantung tutupan permukaan daun, ukuran butir semprot, dan bahan pembasah (surfactant).
Istilah terkait
pupuk larut air
pupuk larut air adalah pupuk yang mudah larut dalam air dan digunakan pa…
pupuk larut air golongan asam amino
pupuk larut air golongan asam amino adalah pupuk yang mengandung asam am…
unsur hara sekunder dan unsur hara mikro
unsur hara sekunder mencakup kalsium, magnesium, dan belerang; unsur har…
Lainnya dalam kategori ini
pupuk organik hayati
pupuk organik hayati adalah pupuk yang memadukan bahan organik hasil pen…
pupuk berlapis
pupuk berlapis adalah butiran pupuk yang dilapisi lapisan bahan luar unt…
pupuk lepas terkendali
pupuk lepas terkendali (CRF) adalah pupuk yang laju dan rentang waktu pe…
bahan peningkat efisiensi pupuk
bahan peningkat efisiensi pupuk adalah bahan yang dipakai bersama pupuk …
asam humat
asam humat adalah golongan senyawa organik bermolekul besar hasil pengur…
pupuk hayati
Berdasarkan Permentan No. 70/Permentan/SR.140/10/2011, pupuk hayati adal…
inhibitor nitrifikasi
inhibitor nitrifikasi (NI) adalah bahan yang memperlambat kerja mikroba …
biostimulan
biostimulan (plant biostimulant) adalah bahan atau mikroba yang merangsa…
- Kategori:Pupuk golongan baru
- Dasar definisi:Lu Jingling (ed.), Plant Nutrition (China Agricultural University Press)
Updated:Oct 19, 2026